Connect with us

Lepas 534 Jamaah Umrah An Nur Travel,Kabid PHU Kemenag Sulsel:Pertama Di Sulsel Penyelenggara Umrah Dengan Pengelolaan Berbasis Jamaah Haji

Published

on

Kitasulsel——Makassar——PT An Nur Maarif dengan anak perusahaan An Nur Travel dan JRW menggelar manasik umrah akbar di Asrama haji sudiang makassar,minggu 15/01/2023.

Sebanyak 534 jamaah umrah An nur travel dan JRW di lepas langsung oleh kepala bidang penyelenggara haji dan umrah Kemenag Sulsel Ikbal Ismail yang di dampingi langsung oleh CEO PT An Nur Maarif H Bunyamin Yapid LC MH.

Dalam sambutannya CEO PT An Nur Maarif H Bunyamin Yapid LC MH mengucapkan rasa bangga dan penghargaan setinggi tingginya kepada seluruh jamaah atas kepercayaan kepada travel miliknya.

“Terimah kasih untuk semua calon jamaah yang telah mempercayakan An nur travel dan JRW sebagai sarana untuk beribadah,InsyaAllah dalam pelayanan kami di tanah suci nantinya akan kami gunakan sistem berbasis managemen haji,jadi ini cara kami agar jamaah dalam pelayanan bisa maksimal dan terarah,jelas Ustadz Yamin.

Lebih lanjut alumni pesantren Al Azhar kairo ini menambahkan bahwa di tanah suci mekka dan madina,panitia lokal Arab Saudi akan menyiapkan 4 hotel untuk menampung sebanyak 534 jamaah.

“Di Arab Saudi nantinya kami sudah gunakan 4 hotel untuk seluruh jamaah,hal ini kami lakukan guna pelayanan terbaik kepada jamaah,agar nantinya tidak terjadi antrian Atau penumpukan jamaah,intinya pelayanan terbaik sudah kami siapkan di tanah suci,InsyaAllah.

Sementara itu Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Sulsel Ikbal Ismail dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada travel An nur.

“Pertama saya mau berikan penghargaan setinggi tingginya kepada An Nur Travel dalam melayani tamu Allah,selama melepas jamaah umrah,inilah biro umrah yang paling banyak memberangkatkan jamaah dalam 1 kloter,ini luar biasa dan kami dari Kemenag mengapresiasi hal ini dengan setinggi tingginya.

Di kesempatan yang sama Kabid PHU Kemenag Sulsel Ikbal Ismail juga mengapresiasi pengelolaan an nur travel yang telah menggunakan pengelolaan berbasis jamaah haji.

“Ini pertama dalam pelayanan jamaah umrah di Sulsel bahkan mungkin di Indonesia,jamaah umrah tapi sistem yang digunakan menggunakan sistem yang kami gunakan dalam pengelolaan jamaah haji,ini luar biasa,tutupnya.

Manasik umrah akbar dan pelepasan jamaah umrah an nur travel dan JRW di tutup dengan pembacaan doa yang di bawakan oleh ketua Alumni timur tengah Sulawesi selatan.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Terima Tim Verifikasi BNPB, Dorong Pembangunan Permanen Jembatan Bulu Cenrana 

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menerima kunjungan Tim Verifikasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) usai melakukan verifikasi lapangan terhadap Jembatan Botto di Desa Bulu Cenrana, Kecamatan Pitu Riawa, Selasa (21/7/2026).

Verifikasi tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang diajukan Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk mendukung pembangunan jembatan permanen di wilayah tersebut.

Audiensi yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap dipimpin Analis Kebencanaan Ahli Muda BNPB, Muhammad Salman Alfarisi, bersama tim verifikasi.

Dalam pertemuan itu, Bupati Syaharuddin Alrif berharap BNPB dapat memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Jembatan Botto secara permanen mengingat keberadaannya sangat vital bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jembatan permanen akan meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar akses transportasi, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi warga di Desa Bulu Cenrana serta wilayah sekitarnya.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Sidrap dapat dibantu melalui dukungan BNPB untuk pembangunan jembatan secara permanen. Dengan adanya jembatan permanen, masyarakat dapat merasakan akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan lancar,” ujar Syaharuddin.

Ia juga berharap usulan pembangunan Jembatan Botto dapat memperoleh dukungan melalui program hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana BNPB.

“Kami berharap usulan ini dapat ditindaklanjuti sehingga nantinya memperoleh dukungan anggaran untuk pembangunan jembatan. Ini sangat penting bagi masyarakat karena jembatan tersebut menjadi salah satu akses yang menunjang aktivitas dan mobilitas warga,” katanya.

Syaharuddin menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sidrap terus membangun koordinasi dengan pemerintah pusat guna mempercepat penanganan infrastruktur yang terdampak bencana, sekaligus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang membutuhkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Verifikasi BNPB yang telah turun langsung meninjau kondisi Jembatan Botto di lapangan. Menurutnya, hasil verifikasi tersebut menjadi tahapan penting dalam proses penilaian usulan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Terima kasih kepada Tim BNPB yang telah datang langsung melihat kondisi di lapangan. Mudah-mudahan hasil verifikasi ini dapat menjadi dasar untuk mendukung usulan pembangunan jembatan permanen yang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Tim Verifikasi BNPB melakukan peninjauan untuk memastikan kondisi riil infrastruktur yang diusulkan serta menilai kelayakan usulan sebagai bagian dari proses verifikasi program hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidrap, Patriadi, serta Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Pertanahan, dan Perumahan Rakyat (Biciptapera) Sidrap, Abdul Rasyid.

Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap hasil verifikasi lapangan tersebut menjadi langkah positif menuju terealisasinya pembangunan Jembatan Botto secara permanen, sehingga masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Continue Reading

Trending