Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

An Nur Travel Berangkatkan sebanyak 534 Jamaah Umrah dalam 1 Kloter,Rekor Baru Penyelenggara Umrah Tanah Air

Published

on

KITASULSEL—-SIDRAP—-Biro Perjalanan Umrah dan Haji PT An Nur Maarif Indonesia yang membawahi An Nur Travel dan JRW kembali mencatatkan rekor baru sebagai travel dengan jumlah keberangkatan jamaah umrah terbanyak dalam satu kloter,data yang diterima media ini mencatat sebanyak 534 jamaah akan berangkat ke tanah suci pada 16 Januari 2022 mendatang.

Travel yang berkantor pusat di kabupaten sidrap Sulawesi selatan ini memang dikenal sebagai travel dengan animo jumlah jamaah tertinggi di Indonesia timur,terakhir sebelum pandemi covid 19 melanda tanah air,Travel umrah milik H Bunyamin Yapid LC MA ini tercatat perna memberangkatkan sebanyak 300 lebih jamaah dalam 1 kloter keberangkatan.

CEO PT An Nur Maarif Indonesia H Bunyamin Yapid LC MA yang saat ini masih berada di Qatar membenarkan rekor baru yang kembali akan di buat oleh perusahaan miliknya.

“Alhamdulillah persiapan untuk keberangkatan 534 jamaah kita ke tanah suci sudah rampung,sore ini semua koper jamaah sudah dikumpulkan di makassar dan sehari sebelum keberangkatan semua calon jamaah akan tiba di makassar,Mohon doa ta semua agar semua berjalan lancar dan jamaah kita sehat sehat semua,jelas Ustadz Yamin,sapaan Alumni Universitas Al Azhar Kairo ini kepada kitasulsel.com.

Bunyamin Yapid menambahkan bahwa memberangkatkan 534 jamaah dalam 1 kloter merupakan rekor baru di biro umrah tanah air khususnya di Sulawesi selatan.

“534 jamaah ini rekor baru kita,sebelumnya kita berangkatkan hanya 300-400 saja,kali ini Alhamdulillah bisa di angka 500an lebih,semoga Februari lebih dari ini,jelasnya.

Diketahui 534 jamaah An Nur Travel dan JRW ini merupakan gabungan jamaah dari semua cabang An Nur Travel di wilayah kerja Sulawesi selatan,jamaah terbanyak dari rombongan kloter 16 Januari 2023 ini masih didominasi oleh jamaah yang barasal dari kabupaten sidrap.

Keberangkatan jamaah Annur dan JRW ke tanah suci menggunakan 2 pesawat charter flaigh milik  maskapai penerbangan lion air dengan nomor penerbangan JT 96 dan JT 92 dimana pesawat pertama akan berangkat pagi hari dengan membawa 443 jamaah dan pesawat kedua akan berangkat siang hari dengan membawa 101 jamaah.

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Dorong MCH Jadi Pusat Pengembangan Talenta dan Industri Kreatif

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Wali Kota Munafri Arifuddin mengupas peluang dan masa depan talenta kota melalui penguatan ekosistem industri kreatif yang terpusat di Makassar Creative Hub (MCH).

Hal tersebut disampaikan Munafri, yang akrab disapa Appi, saat menjadi panelis dalam diskusi bertajuk “MCH Talenta Kota: Keberlanjutan Industri Kreatif Makassar untuk Dunia” yang merupakan rangkaian kegiatan Makassar International Writers Festival 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan bersejarah Benteng Fort Rotterdam, Jumat (15/5/2026), bekerja sama dengan Makassar Creative Hub.

Dalam pemaparannya, Appi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar tengah menyiapkan program jangka panjang berbasis visi-misi pembangunan daerah, salah satunya melalui pengembangan Makassar Creative Hub sebagai pusat aktivitas kreatif masyarakat.

Menurutnya, MCH tidak hanya berfungsi sebagai ruang fisik atau tempat berkegiatan, tetapi dirancang menjadi anchor atau jangkar bagi seluruh aktivitas kreatif di Kota Makassar.

“Makassar Creative Hub ini bukan hanya membangun ruang-ruang kelas yang bersekat, tetapi menjadi pusat yang mengoordinasikan seluruh kegiatan kreatif,” ujar Appi.

“Ini adalah ruang besar yang bisa digunakan siapa saja, khususnya anak-anak muda yang ingin berkembang dan berkontribusi untuk kota,” sambungnya.

Munafri menjelaskan bahwa sektor industri kreatif memiliki banyak subsektor yang terus berkembang. Karena itu, MCH diharapkan menjadi ruang terbuka yang inklusif bagi seluruh pelaku kreatif lintas bidang.

Ia juga menggambarkan MCH sebagai inkubator ide dan karya yang mampu merespons kebutuhan generasi muda secara fleksibel, bukan menjadi ruang birokrasi yang kaku.

“Dari sini, rekomendasi kegiatan bisa lahir dan disampaikan kepada pemerintah untuk mendapatkan dukungan,” jelasnya.

Menurut Appi, dukungan pemerintah dapat berupa fasilitasi akses pembiayaan, rekomendasi kepada institusi tertentu, hingga membuka peluang kolaborasi dengan mitra strategis.

Ketua DPD II Golkar Makassar itu juga mendorong agar MCH memiliki sistem pelaporan rutin seperti monthly report sebagai bahan evaluasi bersama antara komunitas kreatif dan pemerintah.

“Kalau ada program yang mengalami kendala, kita duduk bersama mencari solusi,” tuturnya.

“Pemerintah Kota hadir sebagai mediator untuk mempertemukan kebutuhan teman-teman kreatif dengan sumber daya yang ada,” tambah Appi.

Meski demikian, ia mengakui bahwa dukungan pemerintah tetap harus mengikuti mekanisme perencanaan dan aturan birokrasi yang berlaku sehingga program perlu dirancang lebih awal agar dapat masuk dalam penganggaran daerah.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah, Munafri mengungkapkan bahwa tahun ini akan hadir tiga Creative Hub di Kota Makassar untuk memperluas akses pelaku industri kreatif.

“Ini untuk memastikan bahwa pemerintah benar-benar hadir dan memberi ruang bagi pertumbuhan kreativitas anak muda di berbagai wilayah kota,” katanya.

Politisi Golkar tersebut meyakini bahwa penguatan industri kreatif juga akan berdampak positif terhadap pembangunan sosial, termasuk menekan persoalan kriminalitas dan kekerasan di kalangan generasi muda.

“Kreativitas inilah yang akan menjadi cerminan masa depan Kota Makassar,” tegasnya.

Di akhir pemaparannya, Appi mengajak generasi muda untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah melalui Makassar Creative Hub sebagai ruang untuk mengembangkan potensi dan mewujudkan mimpi.

“Kami menyiapkan Makassar Creative Hub sebagai ruang untuk membangun mimpi. Silakan manfaatkan fasilitas yang ada, dan sampaikan kebutuhan anak muda,” ungkapnya.

“Pemerintah Kota akan berupaya memberikan dukungan terbaik bagi perkembangan dunia kreatif di Kota Makassar,” tutupnya.

Continue Reading

Trending