Connect with us

Wali Kota Danny Menyambut Kedatangan Jendral TNI dr. Dudung Abdurachman di Balaikota Makassar

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Pemerintah Kota Makassar di awal tahun 2023 menerima kunjungan dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (MABES TNI) Angkatan Darat pada Rabu (11/01/2023).

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD TNI) Jendral TNI Dr. Dudung Abdurachman beserta rombongan melakukan Kunjungan Kerja (KUNKER) di Pemerintah ota Mkaassar.

Dalam kunjungan Jendral TNI Dr. Dudung Abdurachman Beserta Ketua Umum Persit, Rahma Setyaningsih disambut oleh sejumlah Komandan TNI baik Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan juga Kapolrestabes Makassar dan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail di Balai Kota Makassar.

Jendral TNI Dr. Dudung Abdurachman datang bersama Ketua Umum Persit, Rahma Setyaningsih, kedatangannya untuk memberi bantuan kepada warga Kota Makassar yang terdampak bencana banjir, puting beliung dan terdampak stunting. Membantu masyarakat yang kesusahan adalah perintah langsung dari Presiden Joko Widodo.

Bapak KSAD memberi apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar karena memiliki program yang bersinergi dengan TNI salah satunya pembentukan Lorong Wisata.

” Program Lorong Wisata sebagai salah satu langkah strategis untuk membangun kemandirian serta menopang perekonomian masyarakat setempat,” ujarnya.

Terimakasih kepada TNI karena telah bahu membahu mulai dari menghadapi pandemi, inflasi dan bencana banjir. Dan kesuksesan Lorong Wisata sangat terbantu karena adanya dukungan langsung dari TNI.

Sementara itu Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengucapkan selamat datang kepada Jenderal Bintang Empat tersebut ke Kota Makassar tepatnya di Balaikota Makassar.

“Alhamdulillah Kota Makassar kita dikunjungi Kasad dalam rangka kunker dan memberi bantuan kepada warga Kota Makassar,” ungkap Danny.

Usai memberi bantuan kepada warga Kota Makassar, Kasad langsung menyapa Forkofimda, masyarakat yang hadir. Walikota Makassar, Dandim, Kapolrestabes, Kajari, Pengadilan Negeri dan sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Ribuan Dai dan Asatidzah Padati Masjid Agung Sidrap, Daurah Nasional Perkuat Pendidikan Diniyah

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Masjid Agung Kabupaten Sidenreng Rappang dipadati ribuan dai, asatidzah, pimpinan pondok pesantren, dan tokoh agama dari berbagai daerah di Indonesia dalam kegiatan Tabligh Akbar Daurah Asatidzah Nasional Sidrap 2026, Ahad (21/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Daurah Asatidzah Nasional Kita Perkuat Pendidikan Diniyah Menuju Sidrap Lumbung Penghafal Al-Qur’an” tersebut menjadi wadah pembinaan keilmuan sekaligus konsolidasi ulama untuk memperkuat dakwah dan kontribusi sosial di tengah masyarakat.

Hadir sebagai pemateri utama, Syaikh Nu’man bin Abdul Karim Al-Wathari, dai dan pembimbing agama dari Kementerian Wakaf dan Irsyad Republik Yaman bidang Bimbingan dan Penyuluhan. Kehadiran ulama internasional tersebut menambah semarak dan nilai keilmuan dalam pelaksanaan daurah yang dipusatkan di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, yang membuka secara resmi kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kehadiran para ulama dan asatidzah nasional di Bumi Nene Mallomo.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang, saya mengucapkan Ahlan wa Sahlan kepada Syaikh Nu’man bin Abdul Karim Al-Wathari dan seluruh Asatidzah Nasional di Bumi Nene Mallomo yang kita cintai. Kehadiran para guru kita ini adalah kehormatan yang luar biasa bagi daerah kami,” ujar Syaharuddin.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada sektor fisik dan ekonomi, tetapi juga membutuhkan fondasi yang kuat berupa akidah, akhlak, dan ilmu syar’i dalam kehidupan masyarakat.

“Melalui Daurah Asatidzah Nasional dan Tabligh Akbar hari ini, kita bersama-sama memperkuat pilar-pilar tersebut. Tema yang diusung sangat tepat, melalui Daurah Asatidzah Nasional kita perkuat pendidikan diniyah menuju Sidrap lumbung penghafal Al-Qur’an,” katanya.

Syaharuddin menegaskan, tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan cita-cita bersama yang dibangun melalui sinergi pemerintah daerah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat.

Ia berharap tausiyah yang disampaikan para asatidzah mengenai akhlak mulia, tauhid, persatuan umat, kepemimpinan yang adil, serta penguatan ilmu syar’i dapat menjadi bekal berharga dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui forum yang mulia ini, saya mengajak seluruh masyarakat Sidrap untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Daurah Asatidzah Nasional Sidrap 2026, Rahmat Hidayat, menyampaikan penghargaan kepada Forum Asatidzah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Sidenreng Rappang sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional tersebut.

Menurut Rahmat, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kesempatan berharga untuk menghadirkan majelis ilmu yang memberikan manfaat luas bagi para dai, guru, pendidik, dan masyarakat.

“Kami memandang bahwa kepercayaan ini bukan hanya sebuah kegiatan seremonial, tetapi merupakan kesempatan berharga untuk menghadirkan majelis ilmu yang akan memberikan manfaat besar bagi para dai, guru, pendidik, dan masyarakat secara luas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang, Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, seluruh organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta unsur keamanan yang turut mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan.

Rahmat menilai Daurah Asatidzah Nasional memiliki nilai strategis dalam memperkuat pendidikan diniyah, meningkatkan kualitas pendidik Islam, sekaligus membina generasi muda yang berakhlak dan berilmu.

“Melalui kegiatan ini, para asatidz dan pendidik mendapatkan kesempatan untuk memperdalam ilmu syar’i secara langsung dari para ulama, memperkuat manhaj pendidikan Islam yang benar, serta membangun jaringan dakwah dan pendidikan yang lebih luas,” jelasnya.

Ia menambahkan, penguatan pendidikan Al-Qur’an dan pendidikan diniyah merupakan investasi jangka panjang yang akan melahirkan generasi unggul serta memperkuat visi Kabupaten Sidenreng Rappang sebagai lumbung penghafal Al-Qur’an.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Asisten Setda Sidrap, kepala organisasi perangkat daerah, kepala bagian lingkup Sekretariat Daerah, ASN dan non-ASN Pemkab Sidrap, alim ulama, pimpinan pondok pesantren, serta tamu undangan lainnya.

Antusiasme ribuan peserta yang memadati Masjid Agung Sidrap menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam memperkuat pendidikan Islam dan membangun sinergi dakwah untuk kemajuan daerah.

Continue Reading

Trending