Connect with us

Camat Ujung Tanah Membuka Musrenbang Tingkat Kelurahan Camba Berua

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Camat Ujung Tanah Ibrahim Chaidar Said.S.IP.,M.Si didampingi Lurah Camba Berua Achmad Irianto. SE dan Ketua LPM Camba Berua dan Ketua Forum LPM. Kecamatan Ujung Tanah, membuka Kegiatan Musrenbang Tingkat Kelurahan Camba Berua. Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Senin
09 Januari 2023

Dalam Sambutanya Camat Ibrahim Chaidar Said.S.IP .M.Si Mengatakan Bahwa usulan-usulan yang di buat saat pra Musrenbang, menjadi skala prioritas,Musrenbang itu adalah bagaimana persoalan-persoalan utama yang ada dikelurahan.

“Hal itu menjadi skala prioritas, karena kita memiliki sumber daya yang terbatas,” ujarnya.

Camat Ibrahim juga menambahkan bahwa hal hal yang disepakati akan di Bawa di Musrenbang tingkat Kecamatan, dan di bawa ke Musrenbang Tingkat Kota.“jadi adapun hal-hal yang nantinya akan disepakati dalam Musrembang ini maka akan dibawa ke Tingkat Kecamatan dan kami akan bawa akhirnya ke Musrenbang Tingkat Kota

Dalam Kegiatan ini, dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Makassar DAPIL II H. Rahmat Taqwa Qurais Ketua Komisi A. Bappeda Kota Makassar sebagai Narasumber Dinas PU, Dinas Perhubungan, Kesbangpol, Perusda Kota Makassar, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemud,.Ketua LPM Kelurahan Camba Berua dan RT/RW Kelurahan Camba Berua.(Andis)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Parah! BBM Subsidi Tanete Diduga Dikorupsi Modus Pelangsiran, Warga Antre Tanpa Hasil

Published

on

KITASULSEL —SIDRAP — Dugaan praktik pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di wilayah Tanete. Seorang pelaku berinisial IL disebut-sebut mengalirkan solar dan pertalite dalam jumlah besar ke Morowali, memicu kelangkaan di tingkat lokal dan keresahan warga.

Keluhan masyarakat kian menguat dalam beberapa pekan terakhir. Antrean panjang di SPBU menjadi pemandangan rutin, bahkan tidak sedikit warga yang pulang tanpa mendapatkan jatah BBM subsidi.

“Sekarang bukan lagi soal antre lama, tapi sering sudah habis sebelum kami dapat. Ini sangat menyulitkan,” ungkap salah seorang warga dengan nada kesal.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas pelangsiran tersebut diduga berlangsung sistematis dan berulang. BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat setempat justru diduga dialihkan ke luar daerah dengan volume signifikan.

Situasi ini berdampak langsung pada sektor ekonomi kecil. Pengguna kendaraan roda dua hingga pelaku usaha mikro menjadi pihak paling terdampak akibat terbatasnya akses terhadap pertalite.

“Kalau begini terus, usaha kecil bisa lumpuh. Kami bergantung pada BBM subsidi untuk operasional harian,” keluh warga lainnya.

Tak hanya merugikan secara ekonomi, dugaan pengiriman BBM subsidi lintas daerah ini juga dinilai berpotensi melanggar aturan distribusi yang telah ditetapkan pemerintah. Masyarakat pun mempertanyakan lemahnya pengawasan di lapangan.

Warga mendesak aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk segera turun tangan. Mereka meminta adanya penelusuran menyeluruh terhadap dugaan praktik ilegal tersebut, termasuk jaringan distribusi yang terlibat.

“Jangan sampai ada pembiaran. Ini menyangkut hak masyarakat kecil,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan pelangsiran oleh IL. Sementara itu, masyarakat berharap pemerintah dan aparat terkait segera memperketat pengawasan distribusi BBM agar kelangkaan tidak terus berulang dan keadilan distribusi bisa dirasakan oleh warga Tanete.

Continue Reading

Trending