Connect with us

Camat Ujung Tanah Membuka Musrenbang Tingkat Kelurahan Camba Berua

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Camat Ujung Tanah Ibrahim Chaidar Said.S.IP.,M.Si didampingi Lurah Camba Berua Achmad Irianto. SE dan Ketua LPM Camba Berua dan Ketua Forum LPM. Kecamatan Ujung Tanah, membuka Kegiatan Musrenbang Tingkat Kelurahan Camba Berua. Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Senin
09 Januari 2023

Dalam Sambutanya Camat Ibrahim Chaidar Said.S.IP .M.Si Mengatakan Bahwa usulan-usulan yang di buat saat pra Musrenbang, menjadi skala prioritas,Musrenbang itu adalah bagaimana persoalan-persoalan utama yang ada dikelurahan.

“Hal itu menjadi skala prioritas, karena kita memiliki sumber daya yang terbatas,” ujarnya.

Camat Ibrahim juga menambahkan bahwa hal hal yang disepakati akan di Bawa di Musrenbang tingkat Kecamatan, dan di bawa ke Musrenbang Tingkat Kota.“jadi adapun hal-hal yang nantinya akan disepakati dalam Musrembang ini maka akan dibawa ke Tingkat Kecamatan dan kami akan bawa akhirnya ke Musrenbang Tingkat Kota

Dalam Kegiatan ini, dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Makassar DAPIL II H. Rahmat Taqwa Qurais Ketua Komisi A. Bappeda Kota Makassar sebagai Narasumber Dinas PU, Dinas Perhubungan, Kesbangpol, Perusda Kota Makassar, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemud,.Ketua LPM Kelurahan Camba Berua dan RT/RW Kelurahan Camba Berua.(Andis)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur dan Enam Lainnya Terluka

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Ledakan terjadi di gudang amunisi milik TNI Angkatan Darat (TNI AD) di Jalan Raya Madiun–Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/7/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan satu prajurit gugur, sementara enam personel lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan, ledakan terjadi saat personel sedang melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perawatan gudang amunisi sesuai prosedur yang berlaku.

“Kegiatan ini merupakan pemeliharaan dan perawatan, dan memang sudah melalui prosedur yang berlaku serta protap yang telah dijalankan,” ujar Donny dalam konferensi pers di Mabes TNI AD, Jakarta, Kamis (16/7).

Akibat insiden tersebut, satu personel TNI AD dinyatakan meninggal dunia. Selain itu, empat prajurit mengalami luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis.

Untuk mengungkap penyebab pasti ledakan, TNI AD telah membentuk tim investigasi dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD). Tim akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk menelusuri kronologi kejadian dan faktor-faktor yang memicu ledakan.

“Membentuk tim investigasi untuk melakukan pendalaman menyeluruh guna mengetahui peristiwa secara kronologis penyebab insiden tersebut,” kata Donny.

Ia menegaskan, investigasi dilakukan secara profesional tanpa menetapkan batas waktu tertentu, namun diupayakan selesai secepat mungkin agar penyebab insiden dapat diketahui secara pasti.

Sementara itu, lokasi gudang amunisi yang menjadi pusat ledakan telah disterilkan. Akses menuju area tersebut ditutup dan hanya diperbolehkan bagi personel tim investigasi yang bertugas.

“Hanya tim investigasi yang boleh mendekati lokasi ledakan,” tegas Donny.

TNI AD juga memastikan akan terus memberikan informasi kepada publik sesuai perkembangan hasil investigasi, sekaligus melakukan evaluasi guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Continue Reading

Trending