Connect with us

Suparno”Anno”Ketuai Tim Seleksi Bawaslu Sulsel

Published

on

KITASULSEL —- JAKARTA – Tim seleksi calon Badan Pengawas telah membentuk komposisi ketua, sekretaris dan anggota Timsel.

Pada rapat konsolidasi timsel Bawaslu Sulsel yang berlangsung di Hotel Ashley Jln Wahid Hasyim, dengan suara bulat para anggota Timsel mempercayakan kepada Suparno sebagai Ketua Timsel.

 

 

“Rapat konsolidasi tak berlangsung lama. Hanya hitungan menit kami sepakat kanda Suparno sebagai Ketua Timsel Bawaslu Sulsel” ujar Andi Syahwiah A, yang didapuk sebagai Sekretaris Timsel Bawaslu Sulsel.

Suparno diketahui adalah senior Jurnalis Televisi, kiprahnya dalam dunia jurnalis Televisi membuat Anno sapaan akrabnya menjadi Kepala Biro Trans Tv Makassar dan pernah menjadi ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)Sulawesi Selatan.

Berikut komposisi Tim Seleksi Bawaslu Sulsel

Ketua Timsel : Suparno

Sekretaris Timsel :.Andi Syahwiah A. Sapiddin

Anggota : Romy Librayanto, Syarifah Raehana, Robby R Rapi.

Dalam pembekalan dan orientasi, semua hal hal teknis telah dipaparkan oleh tim sekretariat Bawaslu RI mulai dari proses tahapan, jadwal dan hal hal teknis lainnya. Rencananya sepulang dari Jakarta, akan segera menggelar pleno untuk menentukan jadwal tahapan seleksi Bawaslu Sulsel periode 2023-2028. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kementrian Agama RI

Kunjungi Studio Dakwah Mesir, Dr. Bunyamin: Ini Bukan Seremonial, Tapi Pembelajaran untuk Kemajuan Dakwah Indonesia

Published

on

Kitasulsel—Kairo, Mesir – Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, melakukan kunjungan ke studio media dakwah milik Kementerian Wakaf Mesir dalam rangkaian agenda kerjanya di Kairo. Kunjungan tersebut memberikan banyak pelajaran berharga mengenai pengelolaan media dakwah modern yang mampu menyajikan informasi keislaman secara edukatif, cepat, dan mudah dipahami masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Dr. Bunyamin melihat secara langsung bagaimana pemerintah Mesir memanfaatkan teknologi media untuk menyebarluaskan ilmu-ilmu keislaman kepada masyarakat. Beragam konten disajikan secara profesional, mulai dari kajian tafsir, fikih, akidah, hingga pembahasan berbagai momentum penting dalam kalender Hijriah.

Menurutnya, studio dakwah tersebut selalu menghadirkan pembaruan materi yang relevan dengan kebutuhan umat, termasuk pembahasan mengenai bulan-bulan mulia dalam Islam serta berbagai program edukasi keagamaan yang dikemas secara menarik.

“Di sini kita melihat bagaimana dakwah dikembangkan dengan sangat profesional. Materi-materi tentang tafsir, fikih, akidah hingga keutamaan bulan-bulan Hijriah terus diperbarui dan disampaikan dengan cara yang mudah dipahami masyarakat,” ujar Dr. Bunyamin.

Selain meninjau studio media dakwah, rombongan juga mengunjungi salah satu masjid yang dikelola Kementerian Wakaf Mesir. Masjid yang baru diresmikan pada tahun 2025 tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan sosial masyarakat melalui berbagai kegiatan pendidikan, pembinaan keluarga, hingga pelayanan sosial.

Bagi Dr. Bunyamin, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi ruang belajar yang sangat penting bagi pengembangan model edukasi keagamaan di Indonesia, khususnya di lingkungan Kementerian Agama.

“Ini bukan sekadar kunjungan biasa. Apa yang kami lihat di sini akan menjadi bahan pembelajaran bagi kita di Indonesia, khususnya bagaimana menghadirkan edukasi keagamaan kepada masyarakat melalui pola pemberitaan dan media dakwah yang edukatif, informatif, serta cepat dipahami,” katanya.

Ia menilai keberhasilan pengelolaan media dakwah di Mesir tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Profesionalisme pengelola, dukungan teknologi, serta kemampuan menghadirkan konten yang sesuai kebutuhan umat menjadi kekuatan utama yang patut dicontoh.

“Sangat profesional, dan yang paling menonjol adalah kualitas SDM-nya yang unggul. Itu yang kami lihat dari suguhan Studio Dakwah Mesir ini,” tambahnya.

Mesir sendiri bukanlah tempat yang asing bagi Dr. Bunyamin. Selain merupakan alumnus Universitas Al-Azhar, ia juga dikenal sebagai Ketua Alumni Timur Tengah yang selama ini aktif membangun jejaring pendidikan dan dakwah antara Indonesia dan negara-negara Timur Tengah.

Kunjungan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dan pertukaran pengalaman antara Indonesia dan Mesir dalam pengembangan media dakwah modern, sehingga pesan-pesan keagamaan dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada masyarakat di era digital.

Continue Reading

Trending