Connect with us

Kota Makassar Ditunjuk Menjadi Tuan Rumah Agenda Global Pelatihan Multilateral TNI AL

Published

on

KITASULSEL—-MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menerima kunjungan dari Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada II, Laksma TNI Deny Prasetyo di Kediaman Pribadinya, Kamis (5/1/2023).

Kunjungannya ini terkait penunjukan Kota Makassar sebagai tuan rumah dalam agenda Multilateral Naval Exercise (MNE) Komodo ke-4 Tahun 2023 yang rencananya akan digelar pada bulan Juni 2023 mendatang.

Latihan bersama multilateral ini akan mengundang ratusan peserta Angkatan Laut dari negara-negara sahabat dengan materi latihan nonwar-fighting.

Kegiatan MNE Komodo ke-4 Tahun 2023 adalah implementasi dari tugas pokok TNI Angkatan Laut dalam bidang diplomasi dan militer yaitu dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) bersama dengan Angkatan Laut negara sahabat dalam aksi penanggulangan bencana alam dan bantuan kemanusiaan, serta ancaman bersama aspek maritim.

Tak hanya itu, latihan bersama ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan menyiapkan kerangka kerja sama dalam menghadapi situasi krisis dalam bidang keamanan maritim dan HA/DR TNI AL.

“Pertama kita di Batam, lalu Padang dan Riau. Tahun ini kita memilih selat Makassar karena memiliki perariran yang luas dan cukup bagus untuk dijadikan simulasi latihan,” ucapnya.

Kegiatan ini juga melibatkan kementerian terkait, pemerintah daerah, dan komunitas maritim.

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto menyambut baik undangan dan penunjukan Kota Makassar sebagai tuan rumah.

“Kita siap menyambut tamu negara dan menjadi tempat sebagai pelatihan persahabatan antar negara. Bapak butuh apa kami siapkan. Anak SD-SMP kami ajak nonton biar dia jadi terinspirasi kedepannya,” ungkapnya.

Bahkan untuk puncak acara, nantinya Danny akan mengundang siswa SD-SMP untuk menyaksikan atraksi yang ditampilkan langsung oleh peserta MNE.

Diketahui, kegiatan MNE ini akan menampilkan latihan Tahap Pangkalan (Harbour Phase), Latihan Tahap Laut (Sea Phase). Latihan Tahap Laut yang berupa kegiatan FTX akan dilaksanakan di Perairan Makassar, kegiatan Sosial (Civic Mission Phase) dan Kegiatan kemanusiaan (Humanitarian Civic Action), meliputi kegiatan karya bakti di bidang ENCAP di Sektor Akarena, Sektor Untia, Sektor Tambaringan dan Sektor Lae-Lae dengan kegiatan finishing ENCAP.

Sedangkan kegiatan bakti sosial di bidang MEDCAP, meliputi kegiatan pengobatan di KRI LPD Kelas BRS (KRI SHS-990 atau KRI WSH-991) dan Pulau Barang Lompo, serta kegiatan penyuluhan kesehatan di SMA Hangtuah Makassar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Annur Travel dan JRW Matangkan Kesiapan Berangkatkan 1.000 Jamaah Umrah Januari 2026

Published

on

KITASULSEL —MAKASSAR — Manajemen Annur Travel bersama mitra strategisnya, JRW, menyatakan kesiapan penuh dalam memberangkatkan sebanyak 1.000 jamaah umrah pada Januari 2026. Pemberangkatan tersebut akan dilakukan dalam dua grup besar, masing-masing pada 19 Januari dan 26 Januari 2026, dengan penerbangan langsung dari Makassar menuju Jeddah, Arab Saudi.

Di sela-sela jadwal dua grup akbar tersebut, Annur Travel dan JRW juga tetap menjalankan agenda rutin pemberangkatan ratusan jamaah dari berbagai kantor cabang di seluruh Indonesia, menunjukkan konsistensi layanan dan kesiapan operasional perusahaan dalam melayani jamaah secara berkelanjutan.

Sebanyak 1.000 jamaah yang akan diberangkatkan pada pertengahan dan akhir Januari ini didominasi oleh jamaah asal Sulawesi Selatan, yang selama ini dikenal sebagai basis utama jamaah Annur Travel dan JRW.

Co-Founder PT Annur Maarif, Dr H Bunyamin M Yapid, LC, MH, saat ditemui di sela-sela mendampingi Menteri Agama RI dalam kunjungan kerja di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menegaskan bahwa seluruh aspek persiapan telah dimatangkan oleh tim Annur Travel dan JRW.

“InsyaAllah segala bentuk persiapan sudah dimatangkan oleh seluruh unit tim Annur Travel dan JRW. Visa dan administrasi lainnya sudah sekitar 90 persen rampung, dan selebihnya akan selesai dalam satu hari ke depan. InsyaAllah mohon doa ta semua agar tim Annur diberi kesehatan dan kekuatan untuk menyelesaikan misi mulia ini,” ujar Dr Bunyamin.

Untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan jamaah, dua grup akbar tersebut akan menggunakan penerbangan carter (charter flight) Lion Air, dengan rute Makassar–Jeddah secara langsung, tanpa transit.

Sementara itu, Komisaris Annur Travel, Hj Sitti Suade, turut mengonfirmasi bahwa seluruh jamaah akan mendapatkan bimbingan manasik umrah sebagai bagian dari tahapan penting menjelang keberangkatan.

“InsyaAllah administrasi jamaah telah rampung. Selanjutnya kami fokus memberikan manasik kepada seluruh jamaah pada hari Minggu ini, agar jamaah siap secara spiritual dan teknis sebelum diberangkatkan menuju Makassar dan diterbangkan ke Jeddah, Arab Saudi,” jelasnya.

Annur Travel selama ini dikenal sebagai biro perjalanan umrah yang konsisten mengedepankan pelayanan jamaah, mulai dari proses administrasi, bimbingan ibadah, hingga pendampingan selama di Tanah Suci. Konsistensi tersebut juga mendapat pengakuan dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan, yang menilai Annur Travel sebagai salah satu penyelenggara umrah yang rutin memberangkatkan jamaah dalam skala besar, dengan periode penerbangan yang hampir berlangsung setiap pekan.

Dengan pengalaman, sistem yang tertata, serta sinergi kuat antara Annur Travel dan JRW, pemberangkatan 1.000 jamaah umrah pada Januari 2026 ini diharapkan berjalan lancar, aman, dan memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah.

 

Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel