Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Gubernur Sulsel Tandatangani Berita Acara Serah Terima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK

Published

on

KITASULSEL—-MAKASSAR—-Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman (Andalan) menandatangani berita acara serah terima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK bersama Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sulsel, Amin Adab Bangun dan Ketua DPRD Sulsel, Ina Kartika Sari pada acara penyerahan laporan hasil pemeriksaan BPK Semester II Tahun 2022 di Kantor BPK Sulsel, Jumat, 30 Desember 2022.

Gubernur mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih dengan adanya Pemeriksaan Semester II Tahun 2022, pada PT. Bank Sulselbar, terkait pemeriksaan atas Pengelolaan Dana Pihak Pihak Ketiga dan Penyaluran Kredit Menengah dan Korporasi.

Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) ini berdasarkan regulasi yang rekomendasinya untuk ditindaklanjuti termasuk yang bersifat administratif.

“Kita diberikan rekomendasi terkait lebih rinci apa yang harus dilakukan. Tentu ini sangat-sangat membantu selama ini. Karena banyak persoalan dapat terselesaikan,” kata Andi Sudirman.

Kepada Pemerintah Kabupaten dalam pemeriksaan ini dapat meningkatkan kinerja perizinan, peluang investasi dan tata kelola keuangan yang lebih akuntabel dan bertanggung jawab serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Selain Pemprov juga beberapa Kabupten kota juga melakukan penandatanganan berita acara serah terima. Yakni, Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar, Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dan Kabupaten Maros, pemeriksaan atas Upaya Pemerintah Daerah dalam Mendorong Kemudahan Berusaha Melalui Pelayanan Perizinan dan Penanaman Modal.

Sedangkan Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Bone, pemeriksaan atas Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sementara Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa, pemeriksaan atas Pengelolaan Program Perlindungan Sosial Melalui Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT Desa).

“Kita perlu saling berdampingan untuk menyelesaikan persoalan. Karena tujuan kita sama saling memperbaiki sistem perbendaharaan. Ini banyak manfaatnya,” sebut Gubernur.

Sedangkan Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari menyatakan, pemeriksaan yang dilakukan juga bertujuan untuk meningkatkan pembangunan dan perekonomian di Sulsel.

Dalam Undang-undang juga diatur salah satu hak dari DPRD adalah mendapatkan hasil laporan dari pemeriksaan keuangan.

“Ini juga salah satunya dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan kami,” sebutnya.(*)

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

DISKOMINFO LUWU TIMUR

DISPKP Luwu Timur Gelar Rakor Percepatan Target Tanam 2026

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Luwu Timur (DISPKP) menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Target Tanam Tahun 2026 di Pelataran Kantor BPP Wotu, Kamis (14/05/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan pemahaman seluruh pihak terkait dalam upaya percepatan tanam di Kabupaten Luwu Timur.

Rakor dibuka langsung oleh Kepala DISPKP Luwu Timur, Subhang, dan diikuti para penyuluh pertanian se-Kabupaten Luwu Timur.

Dalam arahannya, Subhang menekankan pentingnya semangat dan komitmen bersama guna mencapai target tanam yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

“Kita harus tetap semangat dan optimistis dalam mencapai target. Ini penting agar sektor pertanian kita tetap eksis dan berkelanjutan ke depan,” ungkap Subhang.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI selaku Penanggung Jawab (Pj) Swasembada Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Taufiq Ratule.

Dalam pemaparannya, Taufiq Ratule menekankan pentingnya langkah mitigasi menghadapi musim kering yang diperkirakan terjadi pada Juli hingga Agustus mendatang.

Ia menjelaskan bahwa sistem musim tanam saat ini telah memasuki pola tanam sepanjang tahun atau MT 12, yang berarti tidak ada bulan tanpa kegiatan tanam.

“Semua kebutuhan harus disiapkan sejak dini, termasuk pompa air untuk mengantisipasi musim kemarau. Jika ada kebutuhan sarana pendukung segera diidentifikasi dan diajukan, sehingga tidak terjadi kendala saat musim kemarau tiba,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya peran penyuluh pertanian dalam mendukung peningkatan produksi pangan di daerah.

“Penyuluh harus menjadi ujung tombak dalam meningkatkan produksi. Koordinasi yang baik akan berdampak pada peningkatan hasil pertanian,” tambah Taufiq Ratule.

Sementara itu, Kepala Balai besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Selatan selaku Pj Swasembada Pangan Kabupaten Luwu Timur, Zainal Abidin, mengungkapkan bahwa potensi lahan pertanian di Luwu Timur cukup luas dengan target tanam yang terus dioptimalkan.

“Capaian kita saat ini sudah cukup baik, namun tetap perlu percepatan. Kita harus berbasis data dan penyuluh harus memiliki target yang jelas di wilayahnya masing-masing,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa para petugas dan penyuluh di lapangan merupakan mata dan telinga Kementerian Pertanian dalam mengawal keberhasilan program swasembada pangan.

“Keberhasilan penyuluh diukur dari peningkatan produksi pertanian. Mari kita jaga nama baik daerah dan Kementerian Pertanian dengan kerja nyata,” pungkas Zainal.

Continue Reading

Trending