Connect with us

Camat Ibrahim Chaidar Said Hadiri Pelantikan Pengurus LPTQ Kota Makassar dan Launching Al-Qur’an Medina

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Dalam rangka mensukseskan program Mengaji dan mengaktifkan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) yang ada di Kota Makassar.

Camat Ujung Tanah Ibrahim Chaidar Said.,S.IP M.Si Menghadiri Pelantikan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Makassar dan Laucnching Al-Qur’an Medina, yang dipimpin Langsung oleh Walikota Makassar. H.Ir. Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto

Di hadiri Jajaran SKPD Pemerintah Kota Makassar, Jum’at 30 Desember 2022, diruang rapat sipakatau kantor Balaikota Makassar.

Dalam sambutannya seusai melantik para pengurus, Walikota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto
menyampaikan agar para pengurus yang telah dilantik bisa mengembang tugas dengan baik demi agama dan nama baik Pemerintah Kota Makassar.

“LPTQ ini mempunyai tugas yang diantaranya adalah Pembinaan Tilawatil Qur’an, tahfidz dan pameran Al Qur’an serta meningkatkan pemahaman terhadap Al Qur’an melalui penerjemah, penafsiran, pengkajian dan klasifikasi ayat-ayat. Sungguh tugas yang sangat mulia, semoga saja diberikan pahala melimpah,” ucapnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Parah! BBM Subsidi Tanete Diduga Dikorupsi Modus Pelangsiran, Warga Antre Tanpa Hasil

Published

on

KITASULSEL —SIDRAP — Dugaan praktik pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di wilayah Tanete. Seorang pelaku berinisial IL disebut-sebut mengalirkan solar dan pertalite dalam jumlah besar ke Morowali, memicu kelangkaan di tingkat lokal dan keresahan warga.

Keluhan masyarakat kian menguat dalam beberapa pekan terakhir. Antrean panjang di SPBU menjadi pemandangan rutin, bahkan tidak sedikit warga yang pulang tanpa mendapatkan jatah BBM subsidi.

“Sekarang bukan lagi soal antre lama, tapi sering sudah habis sebelum kami dapat. Ini sangat menyulitkan,” ungkap salah seorang warga dengan nada kesal.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas pelangsiran tersebut diduga berlangsung sistematis dan berulang. BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat setempat justru diduga dialihkan ke luar daerah dengan volume signifikan.

Situasi ini berdampak langsung pada sektor ekonomi kecil. Pengguna kendaraan roda dua hingga pelaku usaha mikro menjadi pihak paling terdampak akibat terbatasnya akses terhadap pertalite.

“Kalau begini terus, usaha kecil bisa lumpuh. Kami bergantung pada BBM subsidi untuk operasional harian,” keluh warga lainnya.

Tak hanya merugikan secara ekonomi, dugaan pengiriman BBM subsidi lintas daerah ini juga dinilai berpotensi melanggar aturan distribusi yang telah ditetapkan pemerintah. Masyarakat pun mempertanyakan lemahnya pengawasan di lapangan.

Warga mendesak aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk segera turun tangan. Mereka meminta adanya penelusuran menyeluruh terhadap dugaan praktik ilegal tersebut, termasuk jaringan distribusi yang terlibat.

“Jangan sampai ada pembiaran. Ini menyangkut hak masyarakat kecil,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan pelangsiran oleh IL. Sementara itu, masyarakat berharap pemerintah dan aparat terkait segera memperketat pengawasan distribusi BBM agar kelangkaan tidak terus berulang dan keadilan distribusi bisa dirasakan oleh warga Tanete.

Continue Reading

Trending